-->

Selasa, 22 Maret 2011

Detective Case part II


Nah, pas saya lagi browsing-browsing lagi neh, saya ketemu lagi ama soal tipe beginian dan lagi-lagi (perasaan banyak kata "lagi" nya ya?? hahahaha..) saya tertarik untuk mengcopas (mohon maap apabila tidak ijin dulu tetapi saya mmasih ada dalam aturan mem-posting yaitu dengan menyertakan alamat web sumber) dan men-sharing ama temen-temen semua, he..he.. CEKIDOT dah gan !
NB :Saya udah tau jawabannya, dan yang berniat pengen menjawab silahkan menjawab di kolom komentar nanti saya beri tahu benar atau tidaknya, he..he.. :)

KEMATIAN SANG PROFESOR

Di sebuah hotel tua berlantai 4 telah ditemukan mayat Professor Jacob. Detektif Andy Parker diminta untuk menyelidiki kasus tersebut.
Pengurus hotel, Helen berkata bahwa saat ini hotel tua itu sangat sepi sehingga hanya ada 6 tamu saja yang sedang menginap, termasuk si Professor. Berikut nama kelima tamu lainnya: Nikita, Thomas, Julian, George dan Juliet.

Detetif Andy diantar Helen ke kamar 210, kamar yang ditempati korban. Mayat korban ditemukan terbaring di lantai. Tetapi rupanya korban sempat menulis sesuatu di lantai kayu dengan spidol, sebelum benar-benar menghembuskan nafas terakhir.

Pada baris pertama, korban menggambar :
sebuah segitiga – sebuah lingkaran – sebuah segiempat

Pada baris kedua, korban menulis :
10-21-12-9-1-14

Semenit kemudian Detektif Andy menuju ke kamar pembunuh dan menangkapnya.
Pertanyaannya : Berapa nomor kamar Tersangka dan siapakah dia?

http://fianzoner.blogspot.com/2010/06/teka-teki-detektif.html
Penasaran ?? Klik disini...

Detective Case part I


Berawal dari keisengan saya mencari soal-soal yang bisa melatih intuisi, Eh saya ketemu noh ama soal ini. Terus saya dapet ide buat postingan yang sama di blog ane Selamat memecahkan kasus, he...he... Oh iya Clue-nya dalam memecahkan soal seperti ini harus lebih teliti, ntar tiba-tiba muncul dah ntuh jawaban.


PENCURIAN DI PANTAI FLORIDA

Selasa, 12 Juli 1991
Pantai Florida, ombak laut bergelombang dengan tenangnya. Tidak seperti kemarin dan lusa kemarin dimana terjadi badai yang hampir menenggelamkan sebuah kapal.
Hari ini cuaca cerah dan sinar matahari lumayan terik.
Sherlock Holmes sedang berlibur disana bersama adiknya Mary dan dua anak Mary, John dan Belinda cilik.
Sayang ketenangan mereka terusik karena terjadi serangkaian pencurian di hotel mereka tinggal di tepi pantai.
Berhubung karena bantuan polisi yang dipanggil manajer hotel belum sampai, Sherlock Holmes mencoba membantunya.

Si manajer stress berat karena mendapat komplain keras dari 5 tamu hotel yang kehilangan barang-barang berharga.
Bisa hancur nama baik hotel tersebut kalau tidak segera menangkap pelakunya.
Sherlock Holmes mencurigai 5 orang disana yang mempunyai catatan kriminil dan pernah berurusan dengan polisi.

Ini hasil wawancaranya:

Orang 1 : Saya tinggal di pondok + 1500m dari hotel. Saya sudah insyaf dan tidak suka berbuat kejahatan lagi.
Orang 2 : Saya sudah menjadi orang baik-baik dan tinggal di sebuah rumah dekat pantai + 3 km dari sini. Saya menjadi pelukis sekarang.
Orang 3 : Saya menjadi pelayan di hotel ini tapi saya sudah insyaf, jadi anda tidak boleh menuduh sembarangan.
Orang 4 : Saya sudah tiga hari berkemah dekat pantai dan tidak mendekati hotel itu. Itu dia kemah saya. Saya sudah insyaf, pak.
Orang 5 : Saya bekerja sebagai penyelamat pantai disini. Saya sudah menjadi orang baik-baik. Maaf, saya ada kerjaan.

Sesaat kemudian Sherlock Holmes berhasil mengetahui dan menangkap si pencuri itu. Ada satu kesalahan kecil yang diperbuat oleh pencuri yang mengaku sudah menjadi orang baik-baik itu.
Liburan sekeluarga mereka pun menjadi lancar kembali.
** Siapa si pencuri itu? Dan apa alasannya? Mari kita coba bermain menjadi detektif...
http://fianzoner.blogspot.com/2010/06/teka-teki-detektif-kasus1.html
Penasaran ?? Klik disini...

Jumat, 11 Maret 2011

Cermin III

Karya : Ilyaza Gusnawan

Tak ada cermin yang tak retak bila kusentuh
Berawal dari goresan kecil tak kasat mata
Aku pun tak menghiraukannya
Hingga rasa pilu ini memenuhiku tanpa kenal batas
Goresan membesar
Lama-lama membesar
Dan Sang pilu sangat setia memupuki goresan itu

Ketika aku perlahan mendekat
Ketika kulit tipis ku berada diantara cermin dan goresan itu
Semua partikel cermin meledak seketika
Seolah-olah lepas dari kekangan sang waktu

Partikel yang kegirangan…
Masuk menembus dimensi emosi
Membuka kunci tahanan, sang pilu yang hendak keluar
Tak bisa kubendung lagi…
Sungguh tak bisa

Kini aku hanya terdiam…
Membiarkannya menenggelamkanku
Kedalam mimpi-mimpi kosong yang tak ada ambang batas
Kini aku hanya terdiam…
Menatap debu serpihan-serpihan kecil, sang cermin
Penasaran ?? Klik disini...

Cermin II


Karya :Ilyaza Gusnawan

Setiap sendi kecil leherku bergerak
Bayang-bayang itupun mengikuti
Bayangan yang sama di setiap noda waktu
Tetapi ketika mata ini kupenjamkan
Bayang-bayang itu memudar seketika

Dan tiba-tiba dia mengurungku kedalam sebuah kotak cermin

Bayangan itu semakin menjadi-jadi
Sosok bayang yang terasing dari semua keindahan
Sosok bayang yang ditinggalkan oleh zaman
Semakin terasing
Lama-lama semakin terasing
Tiada kelebihan yang tampak, semuanya serba datar

Bayang-bayang terasing…
Partikel-partikel cahaya terbias olehnya
Bergerak dalam suatu formasi membentuk sebuah siluet
Siluet yang mengharapkan hangatnya kebersamaan
Memintaku menuntunnya keluar
Dan terus memohon…
Tapi aku tak bisa
Karena dia adalah bayangan diriku, ditengah dinginnya sebuah cermin

Penasaran ?? Klik disini...

Jumat, 25 Februari 2011

Pemberitahuan


Hoaaamm... akhirnya kejadian terulang kembali. Waktu dimana saya telah masuk kedalam titik 0 atau titik jenuh dalam mengelola blog. Tadinya saya mau ngejadiin blog ini khusus buat puisi-puisi aja, tapi setelah beberapa bulan berlalu (sebenernya baru 2 bulan sih...he..he..) saya amati pengunjung blog ini sepi banget. (T_T) Setelah berpikir dengan keras sampe otak saya turun mesin (halaah... kayak yang punya otak aja), saya memutuskan untuk mengubah blog ini menjadi blog yang berisikan tentang hal-hal yang sedikit ga jelas. Maksudnya untuk menarik peminat gitu, tapi kalo masih sepi juga saya kaga tau lagi dah mau digimanain ini blog. Cukup sekian kiranya dari saya tentang pemberitahuan ini. Itu juga kalo temen-temen pengen tau.
--------SELAMAT MENGERJAKAN-----------
Loh ??? he..he.. gara-gara keseringan lihat soal ujian jadi salah tulis dah. Harusnya :
---------SELAMAT MEMBACA-------------

Peringatan : Membaca blog ini dapat menyebabkan ketidakjelasan, kegajean, dan ketidaknormalan terhadap anda dan pemikiran anda. Diharapkan anda menyediakan beberapa galon air apabila terjadi kegaringan disana-sini dan disetiap titik bencana kegaringan. Terimakasih.
Penasaran ?? Klik disini...

Sabtu, 12 Februari 2011

Penguasa Waktu

Karya : Ilyaza Gusnawan

Tik...tok...tik...tok...
Tok...tik...tok...
Kriiingg....Kriiingg...

Cek..cok..cek...
Cok..cek...cok...
Triingg... Tringg

Trek..trik..trek..
Trek..trik.trok..
Cring...cring..
arrrrggghhhhh !!!!
Braaaaaaakkkkkkkkkk !!!
Penasaran ?? Klik disini...

Jumat, 04 Februari 2011

Api

Karya : Ilyaza Gusnawan

Tak pernahkah engkau melihat awan?
Putih, bersih, dan jauh dari kenyataan…
Sekarang bandingkan dengan api…
Begitu merah dan hasrat merusak jelas tampak berayun-ayun…
Jika engkau tak memberi batas kepada keduanya…
Kesucian itu akan berubah menjadi hitam…
Layaknya sang ombak yang menerkam sungai kecil…

Lihatlah hujan telah turun !
Tetapi, noda-noda sang api masih membekas di permukaan…
Ketika permukaan itu bersatu dengan bumi…
Benih kerusakan merambah ke bebatuan…
Danau-danau menjerit kesakitan…
Apakah engkau mendengarnya?

Tubuh-tubuh berkambium jatuh berirama…
Ketukannya membentuk suasana mencekam…
Terguling-guling di lautan yang dangkal, terombang-ambing pada nafsu semata…
Dapatkah engkau berpikir ?
Semua itu tak lebih dari keserakahan, awal dari kehancuran…
Benar saja, lihatlah sekarang!
Aroma kemiskinan tercium di sana-sini…
Entah apa yang mereka pikirkan…
Tapi, tak apa…
Karena tiba saatnya aku yang merubahnya!
Penasaran ?? Klik disini...